Beranda > My Tax's Article > Kasus Pajak Gayus-STAN

Kasus Pajak Gayus-STAN

Begitu kasus Gayus mencuat ke permukaan, yang seolah-olah muncul dengan kuat adalah dia adalah lulusan STAN. Sepertinya penekanan ini terlalu dilebih-lebihkan. Bagaimana jika yang korupsi adalah Anwar Nasution yang dulu itu, emang kita pernah tahu, si Anwar Nasution itu pernah kuliah di mana? Ketika ada kasus Century, apakah kita pernah tahu Anggodo kulia di mana? Ketika ada kasus Tanoto, apakah kita pernah tahu Tanoto dari mana?

Entah kenapa kampus ini menjadi sorotan media ketika ada kasus korupsi yang diduga telah dimakelari  oleh Sdr. Gayus Tambunan ini.

  1. gino
    11 Juli 2011 pukul 1:16 pm

    Gayus itu hanya satu dari sekian banyak korupsi yang dilakukan alumni STAN, baik di DJP, BC, BPKP atau diluar itu. Tidak ingin mengecilkan mereka yang bekerja dengan lurus, tetapi kenyataannya, lihatlah alumni STAN dan prodip yang sudah menenteng rumah, mobil dan tabungan wah… beranikah mereka menyatakan kekayaannya adalah 75% HALAL???

    Tanyakan, adik-adik kelas yang pada milih Jurusan Pajak, kenapa???

    He he he tanyakan teman-teman yang mas kenal baik…

  2. 19 Juni 2012 pukul 9:19 am

    Apakah Pegawai Negeri Sipil tidak boleh merasakan hidup sejahtera?
    Apakah Pegawai Negeri Sipil harus selamanya hidup dalam keterpurukan?
    Apakah Pegawai Negeri Sipil yang bekerja sepenuh hati harus terus dihina karena pekerjaan yang uangnya sedikit?
    Apakah salah apabila Pegawai Pajak mendapatkan remonerasi atas pekerjaannya yang berat? menurut sebagian orang mungkin ringan, tapi menurut kami menangani 3000 Wajib Pajak setiap tahunnya, menelaah satu persatu Surat Pemberitahuan yang kalian kirimkan ke kami baik itu langsung atau tidak langsung itu cukup berat. Tapi demi negara, kami kerjakan sepenuh hati semua itu, tanpa meminta tarif per SPT dari para WP.

    Saya memilih Jurusan Pajak, sebab hanya itu yang dapat saya pilih, sebagai seorang mahasiswi. Selain itu, adakah perguruan tinggi, negeri/swasta/kedinasan, yang mengajarkan keburukan? Jawabannya adalah tidak. Apakah di Kantor Pajak hanya ada alumni STAN? Tidak, masih banyak dari PTN/PTS lain yang bekerja bersama kami.
    Saya sebagai adik kelas yang memilih D-1 Pajak, sejak awal telah berniat mengabdikan diri pada negara, apakah hal itu harus saya gembar-gemborkan? Tidak, karena pekerjaan yang mulia tidak perlu dibangga-banggakan, Bangga sebagai PNS perlu, tetapi dibangga-banggakan juga tidak perlu.
    CMIIW. Thank you.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: