Arsip

Archive for the ‘STAN’ Category

Yudisium Pajak dan PBB, Meriah

Dua kata itu “meriah” dan “kreatif” patut disandangkan untuk penyelenggaraan judisium mahasiswa Tingkat III Spesialisasi Pajak dan PBB Tahun Akademik 2009/2010. Meriah karena penyelenggara acaranya adalah tim gabungan antara Sekretariat D-III Pajak dan PBB dan para mahasiswa. Itu mengisyaratkan adanya simbiosis mutualisme, di mana para mahasiswa sangat berkepentingan akan acara yang bagi mereka terakhir kalinya di Kampus STAN tercinta. Makanya dengan “courage” yang cukup tinggi dan antusias, mahasiswa Tingkat III Pajak dan PBB berkolaborasi mengisi acara itu sebagai “duo MC”, paduan suara yang memadukan antara unsur seni yang kontras antara spirit yang tinggi (sebagaimana ketika menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars STAN) dan melankolis (sebagaimana ketika lagu-lagu garapan Sheila On 7 secara bergilir dilantunkan). Yang lebih siklis lagi adalah ketika menjelang acara berakhir, lagu solo “Kisah Klasik untuk Masa Depan”-nya Sheila On 7 dipersembahkan oleh mahasiswa Pajak Baktiarman Ramadhan. Direktur STAN yang secara khusus mendapat persembahan lagu tersebut merasa cukup puas. Ini inovasi Judisium pertama kali sepanjang sejarah STAN: mewarnai, membumbui, dan (sedikit) menggemuruhkan Aula Gedung G Kampus STAN.

Konsep acara yang diinginkan oleh Sekretariat D-III Pajak dan PBB memang setengah resmi tapi sedikit bebas/relaks. Untuk menjaga keresmiannya, dalam acara tersebut, dibacakan ketentuan Judisium oleh Kepala Subbidang Tata Laksana Bapak Ali Tafriji (Altaf). Di sela-sela pembacaannya tersebut, Pak Altaf sempat berseloroh dengan membuat persandingan antara Judisium versus Pernikahan: Judisium mirip dengan Ijab Kabul yang sama-sama wajib, sedangkan wisuda (sebagai rangkaian setelah Judisium) mirip dengan Resepsi yang sama-sama tidak wajib tapi perlu/penting. Selanjutnya adalah laporan Kepala Bidang Bapak Kusmono yang menyajikan data-data penting pencapaian prestasi akademik mahasiswa Pajak dan PBB TA 2009/2010 sebagai berikut:

Puncak acara adalah Judisium oleh Direktur STAN Bapak Kusmanadji tepat pada pukul 09.40 WIB. Setelah kelulusan mahasiswa Tingkat III Spesialisasi Pajak dan PBB TA 2009/2010 dinyatakan sah/resmi, Direktur STAN memberi banyak wejangan kepada alumni baru STAN ini. Inti dari wejangan tersebut adalah pentingnya bagi alumni STAN untuk menjadi yang terbaik di tempat mereka berkarya/mengabdikan diri di Kementerian Keuangan atau lembaga pemerintahan lainnya. Dan untuk menjadi alumni yang terbaik, kata Pak Kusmanadji, tidak perlu ditunjukkan dengan mengecat/menghias Kampus/almamaternya, tetapi cukup dengan mengecat diri “memperbaiki diri”. Dengan mengecat diri sendiri, otomatis almamater STAN menjadi baik. Karakter huruf “S T A N” yang menempel di kening Anda tidak mudah dilepaskan sampai kapan pun. Pesan-pesan bernada majazi tersebut memang bermakna dalam, dan limpahan pesan-pesan itu dapat diringkas hanya dengan satu seruan: “Jadilah yang Terbaik!” Selamat bekerja dan sukses bagi lulusan Pajak dan PBB TA 2009/2010 calon punggawa keuangan negara!


Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Judisium dapat didownload dibawah ini

1. Spesialisasi Pajak IPK JUDISIUM PAJAK 2010
2. Spesialisasi PBB IPK JUDISIUM PBB 2010

Print This Post
Categories: STAN

Pendaftaran USM STAN 2010


Kementerian Keuangan akan menerima putra dan putri Warga Negara Indonesia untuk mengikuti pendidikan pada Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dengan spesialiasasi sebagai berikut:

Program Diploma I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Anggaran/Kebendaharaan Negara
Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Pajak
Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Pengurusan Piutang dan Lelang Negara
Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Pajak Bumi dan Bangunan
Program Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi
Pendaftaran dibuka : 10 Mei – 4 Juni 2010
Pengumuman lengkap dan syarat-syarat pendaftaran dapat diunduh di sini. (klik saja)

Formulir Pendaftaran dapat diunduh di sini. (klik saja)

Untuk Informasi yang kurang jelas dapat menghubungi Panitia pada hari dan jam kerja
Telp (021) 7361654
Email (Gtalk) : usm@stan.ac.id
Yahoo Messenger : usmstan

Foto Kondisi STAN adalah sebagai berikut:

Categories: STAN Tag:

Menteri Resmikan Gedung Baru

Tepat pukul 07.45 Menteri Keuangan tiba di Kampus STAN. Saat turun dari kendaraan dinasnya, Beliau langsung disambut oleh perwakilan Mahasiswa STAN dan perwakilan pegawai STAN yang memberikan buket bunga melati. Iringan lagu Mars STAN dari Paduan Suara Mahasiswa menggema seketika menyambut kedatangan orang nomor satu di lingkungan Kementerian Keuangan ini. Suatu kebanggaan tersendiri bagi STAN karena Beliau berkenan hadir meresmikan gedung baru yang memang merupakan impian Menteri Keuangan.

Acara peresmian pun tak kalah meriah manakala salah satu alumni yang menjadi publik figur, Edwin Manangsang (trio libels) berkenan menjadi Pembawa Acara pada acara tersebut.

Setelah pembacaan laporan kegiatan oleh Direktur STAN, Kusmanadji, dan Sambutan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, I Made Gde Erata, Menteri Keuangan memberikan sambutan dan sekaligus meresmikan gedung baru. Pesan-pesan moral bagi para penyelenggara pendidikan, pelaku pendidikan, dan mahasiswa disampaikan oleh Bu Ani (panggilan Menteri Keuangan) secara lugas. Beliau menginginkan agar seluruh elemen pendidikan tersebut menunjukkan integritas dan kinerja yang tinggi agar menghasilkan karya yang sangat bermanfaat bagi negeri ini.

Sebelum pembacaan doa sebagai penutup acara peresmian, wakil mahasiswa memberikan pernyataan Pemberian Semangat dalam bentuk puisi kepada Bu Ani agar tidak menyerah dan tetap semangat mengawal reformasi birokrasi yang telah bergulir serta tetap bersedia mendarmabhaktikan diri kepada negeri tercinta ini.

Selesai acara peresmian, Menteri Keuangan beserta rombongan menyempatkan diri untuk meninjau Gedung J, salah satu gedung yang dibangun pada tahun 2009 lalu. Saat akan meninggalkan kampus, Bu Ani didaulat mahasiswa untuk bersedia berfoto bersama. Antusiasme mahasiswa yang tinggi sangat terlihat ketika para mahasiswa berusaha untuk dapat berjabat tangan dengan Menteri Keuangan terbaik di Asia ini.

Terima kasih wahai Ibu kami tercinta…. Pesan-pesan mu akan selalu kami ingat dan kami laksanakan sepenuh hati. Terima kasih telah meluangkan waktu di tengah-tengah padatnya aktivitas Ibu bagi negeri ini. Kami senantiasa berada di belakang Ibu untuk mendukung terciptanya Good and Clean Government di lingkungan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

(diadopsi dari www.stan.ac.id)

Categories: STAN

National Accounting College 2010

Hari ini (Minggu, 24 Januari 2010) STAN kembali mengadakan event tahunan yaitu NAC, sebuah ajang pertarungan akuntansi yang diikuti oleh mahasiswa pintar dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta seluruh Indonesia. Panitia adalah kalangan yang independen dari peserta.
Direktur STAN secara simbolik membuka acara ini dengan sebelumnya memberikan sambutan umum. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Panitia NAC 2010.
Pagi itu, kursi-kursi baawah Gedung G nampak terisi penuh oleh Peserta yang membawa almamater kampusnya masing-masing.
Pengawasan juga dilakukan oleh Badan Legislatif Mahasiswa untuk masing-masing bidang.

Categories: STAN Tag:

Emang BLM Perlu?

Puput Waryanto*

Dalam dinamisasi kehidupan kampus STAN di mana kebanyakan mahasiswa memiliki konsep diri yang negatif berupa apatis, nampaknya sistem pengawasan perlu dipertanyakan lagi efektifitasnya, karena bagi pihak-pihak yang diawasi, sistem pengawasan yang dilakukan oleh satu-satunya unit pengawasan sekaligus organisasi kemahasiswaan yang mempunyai kedudukan paling tinggi di kampus STAN, malah justru bagi sebagian dari mereka dirasa mempersulit keadaan. Konsep diri (Ucok Sarimah, STAN) merupakan cara pandang seseorang yang merupakan pusat dari kesadaran dan tingkah laku kita yang melibatkan perasaan, nilai-nilai yang kita anut, dan keyakinan-keyakinan kita.

Dengan berbekal konsep diri inilah kebanyakan mahasiswa berpandangan bahwa bekerjanya eksekutif biarlah berjalan sebagaimana mestinya seperti air mengalir dan segala pengawasan dilakukan sendiri oleh administrasi eksekutif itu sendiri dengan alasan mendataris seluruh mahasiswa sudah berada pada Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa yang dipilih secara langsung melalui Panitia Pemilihan Raya (Pemira). Perasaan, keyakinan, dan nilai masyarakat kemahasiswaan yang mengarah pada ketidakpercayaan, ketidaketisan, dan ketidaksopanan akan timbul jika Badan Legislatif Mahasiswa bekerja mengawasi segala bentuk aktivitas dan program eksekutif (KM STAN), nampaknya sudah mulai ada sejak awal terbentuknya badan yang banyak mendapat protes atas tindakannya yang dianggap sewenang-wenang ini.

Yakinkanlah bahwa dalam suatu lingkungan kepemimpinan dipastikan terdapat sedikit atau banyak penyelewengan baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Dalam kondisi yang normal, seseorang akan selalu melakukan tindakan yang terbaik untuk setiap pihak yang dipengaruhi oleh akibat dari tindakan itu sendiri. Akan tetapi dalam kondisi di mana seorang pimpinan harus mengambil suatu keputusan, ia akan memahami tindakan yang harus ia lakukan tanpa mendasarkan pada pedoman kaidah yang ada. Pada satu sisi dia harus cepat dan bijaksana, dan pada sisi lain adanya aturan. Di sinilah peran sistem pengawasan yang independen seperti halnya yang dilakukan oleh Badan Legislatif Mahasiswa STAN dalam menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban semua Keluarga Mahasiswa STAN (KM STAN) dalam menjalankan segala aturan yang terkait dengan mereka.

KM STAN adalah seluruh organisasi kemahasiswaan yang terdaftar di kampus STAN, tidak termasuk Organda. BEM  memiliki wewenang untuk mengatur kegiatan semua KM STAN di kampus. Kewenangan itu tentu harus memiliki batasan agar tak menyimpang dari kebijakan yang seharusnya, karena ketika fungsi itu menyimpang, maka dinamisasi kehidupan kampus bisa jadi berubah dan menjadi bergerak di alur yang tidak semestinya. Dan apa yang dimaksud dengan kata “tidak semestinya” itu? Maksudnya adalah tanpa ketentuan kebijakan yang jelas bisa saja satu organisasi berjalan jauh menyimpang dari organisasi lain, bahkan mengganggu dan saling menjatuhkan antar organisasi, dan pertentangan – pertentangan itu tentu akan mengganggu jalannya dinamisasi kampus itu sendiri, dari kegiatan yang tersendat – sendat juga banyaknya aktvitas yang tidak terorganisir yang pada akhirnya akan merugikan seluruh warga kampus.

Akan tetapi dengan persyaratan yang jelas, dan ketentuan – ketentuan yang dibuat oleh legislatif itu akan dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam perjalanan organissasi itu. Lalu bagaimana yang dimaksud dengan Peran legislatif? Peran hal ini adalah membuat kebijakan umum yang mengarahkan semua kegiatan di kampus seperti yang telah dijelaskan diatas. (Tri Aryani)

Meskipun peran BLM bukan satu-satunya aktor yang berpengaruh besar dalam dinamisasi kampus, bahkan bisa dibilang bahwa mereka bekerja secara underground. Itu karena BLM dalam bekerjanya lebih berurusan lebih dengan lembaga tunggi lainnya dan dalam tingkat penentu kebijakan. Tidak seperti halnya BEM sebagai Badan Eksekutif Mahasiswa yang bertindak sebagai eksekutor. Tetapi perannya dalam dinamisasi kampus tidak bisa dibilang kecil. Karena melalui BLM-lah semua blue print kegiatan-kegiatan kampus ini disahkan. Dan pengawasannya dijalankan agar benar-benar manfaatnya terasa oleh anggota KM STAN. Dan lewat BLM-lah segala peraturan-peraturan yang menunjang dinamisasi kampis dirancang dan disahkan.(Imam)

Relevansi BLM dengan Tugas

Rupanya dalam sebuah pengawasan yang baik, fungsi membuat aturan tidak tergabung dengan fungsi pengawasan karena bisa dianggap sebagai ketidakindependenan. Untuk itu, kedua fungsi tersebut dirasa tidak relevan jika dijalankan semua oleh Badan Legislatif Mahasiswa. Akan tetapi, hal ini tidak menjadi masalah demi  kepentingan efisiensi organisasi agar tidak terlalu banyak organisasi, lagipula kita dapat membagi kepanitiaan dalam BLM itu sendiri di mana di antaranya terdapat Panitia Legislasi dan Panitia Pengawas. Panitia Legislasi bertugas membuat aturan, sedangkan Panitia Pengawas bertugas mengawasi, serta masih ada bentuk Panitia lainnya.

Peran BLM yang sedemikian besarnya tentu dibutuhkan anggota BLM yang memiliki komitmen dan dukungan yang penuh dari spesialisasinya masing-masing karena sejatinya anggota BLM itu adalah penyambung aspirasi dan mulut dari mahasiswa, khususnya untuk spesialisasi, dan lebih khusus lagi untuk kelasnya serta kelompok kepentingannya. Seperti halnya dalam sebuah pemerintahan sebuah negara, DPR/MPR merupakan penjelmaan dari seluruh rakyat sebuah negara. Untuk itu, segala sesuatu yang anggota sampaikan ke forum, mewakili dari seluruh orang yang memberikan suara padanya. Amanah ini harus diaga dengan sebaik-baiknya oleh anggota yang kompeten dan berkomitmen untuk menjadi seorang Pemimpin yang professional, menguasai secara formil dan material! Ya, tidak salah lagi. PEMIMPIN yang benar, amanah, menjadi teladan bagi semua.

Bagi mahasiswa baru yang berminat untuk menjadi anggota BLM, dapat mempersiapkannya. Sekadar informasi, bahwa anggota BLM juga dipilih secara langsung melalui Pemira (Panitia Pemilihan Raya) yang diselenggarakan bersamaan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa. Lebih lanjut dapat mennghubungi Wakil Ketua BLM, Qadri Fidienil Haq (021-98858727)

Organisasi formil

Tidak dpat dipungkiri lagi bahwa BLM STAN adalah sebuah organisasi kemahasiswaan ayng formil karena sudah menjadi tugasnya untuk menyusun ketetapan dan keputusan yang isinya mengenai prosedur formil. Akan tetapi, kita tidak boleh terjebak oleh sekadar memenuhi keformilan itu. Sealin memenuhi prosedur formil, kita harus bertindak secara material/ substansial agar tidak menjadi orang Sophies yang pandai pemikirannya dan bijaksana, tetapi tidak pernah menyelesaikan permasalahan. Berkatalah dengan hati, dan pergunaknlah pikiran sebagai sarana menemukan suara hati atau suara Ilahi itu. Akan tetapi kita perlu melihat bahwa tanpa prosedur formil tidak dapat berjalan sehingga kita harus selaras, serasi, dan seimbang dalam menjalankan tugas.

*Pj. Media Sekjen BLM

Mahasiswa STAN, D III Administrasi Perpajakan Kelas 3E, 2010

Ditulis setelah berdiskusi dengan diri saya sendiri dengan mengambil beberapa literatur dan pendapat narasumber.

Categories: STAN Tag:,

Wisuda Lulusan STAN 2009


Sekolah Tinggi Akuntansi Negara kembali menyelenggarakan Wisuda Lulusan Program Diploma I, Diploma III, dan Diploma IV serta Diploma III non-Kedinasan (Aktuaria dan Analis Efek). Acara yang berlangsung hikmat ini diselenggarakan pada hari Selasa, 10 November 2009 di Plenary Hall Jakarta Convention Center.
Acara ini dihadiri jajaran pejabat Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan dan Para pejabat Eselon I dan II di lingkungan Departemen Keuangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun tahun ini kembali menyempatkan hadir dengan memberi sambutan serta mewisuda langsung para lulusan terbaik.
Senat
Acara dibuka dengan pagelaran Gamelan Bali oleh para pegawai BPPK, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dan Laporan Kepala BPPK. Dalam laporannya, Kepala BPPK menyampaikan diantaranya mengenai jumlah lulusan tahun 2009 ini, rata IPK dan IPK tertinggi tiap spesialisasi, dan sekilas mengenai anggaran BPPK tahun 2009 yang sebagian telah digunakan untuk perbaikan sarana prasarana. Sebanyak 1249 lulusan tahun 2009 akan ditempatkan di Departemen Keuangan, 69 orang akan ditempatkan di BPK, dan 49 orang akan ditempatkan di BPKP. Kepala BPPK juga melaporkan mengenai hasil dari kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2009 dimana dari 88.400 pendaftar hanya diterima sebanyak 2300 atau sekitar 2,5%.

Acara selanjutnya adalah Menteri Keuangan mewisuda lulusan terbaik dari masing-masing spesialisasi program diploma.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Sambutan Menteri Keuangan. Dalam kesempatan ini, Menteri Keuangan menyampaikan banyak hal. Diantaranya pesan kepada para wisudawan untuk menjaga amanah sebagai PNS, sehingga dapat dipercaya, memiliki integritas moral yang tinggi, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi. Para lulusan yang nantinya bekerja di instansi pemerintah dituntut untuk terus bekerja keras dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Mereka juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi diri sehingga tidak kalah dengan para pegawai yang berasal dari Penerimaan Sarjana tahun 2009. Selain itu, para lulusan STAN diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan dan perubahan di instansi masing-masing nantinya, memiliki sikap dan keinginan untuk selalu maju. Menteri Keuangan juga mengingatkan akan beratnya tantangan di masa depan di Lingkungan Departemen Keuangan khususnya dalam menghasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat agar mencapai target untuk memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian di tahun 2011, dengan berpedoman pada Standar Pelaporan.

Selain itu secara khusus Menteri Keuangan berpesan kepada Sekolah Tinggi Akuntansi Negara untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran, mempertahankan yang sudah baik serta meningkatkan yang belum baik. Dengan telah berubah status menjadi BLU, STAN diharapkan mampu mengembangkan diri untuk terus maju, dan anggaran yang cukup besar yang diberikan kepada STAN tahun ini diharapkan dapat memperbaiki seluruh fasilitas kampus, baik itu gedung, sarana prasarana, maupun “isi”nya, yaitu dapat berupa fasilitas belajar mengajar yang baik, buku-buku perpustakaan yang lengkap yang bertujuan untuk menimba ilmu dan menggali pengetahuan. Sekolah tinggi Akuntansi Negara diharapkan dapat menjadi Kampus Terbaik di Indonesia.


Acara dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan kepada Menteri Keuangan, Pembacaan Ikrar Anti-Korupsi, dan penandatanganan Pakta Integritas oleh wisudawan serta Serah Terima secara simbolis lulusan STAN dari Kepala BPPK kepada Sekretaris Jenderal Depkeu.

Tak lupa seluruh Keluarga Besar Sekolah Tinggi Akuntansi Negara mengucapkan selamat kepada para lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, selamat memasuki dunia kerja, semoga dapat mengemban tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan baik. Maju terus lulusan STAN.

Categories: STAN

Pohon Menteri Keuangan (Bu Boss)

31 Oktober 2009 2 komentar

Banyak pertanyaan ditujukan kepada pihak STAN, “Kemanakah pohon-pohon yang ditanam oleh Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani Indrawatie dan para Pejabat Departemen Keuangan pada acara penanaman pohon di Kampus STAN November tahun 2008 silam?” Pertanyaan ini sangatlah beralasan mengingat pada lokasi penanaman tersebut (berada di lahan sisi kiri pintu gerbang Bintaro) saat ini tengah dilakukan pengurukan tanah. Isu yang kemudian berkembang adalah bahwa pohon-pohon tersebut mati karena tidak terurus dengan baik oleh pihak STAN. Mereka yang meyakini hal ini umumnya adalah orang-orang yang sangat mengetahui bahwa lokasi penanaman pohon tersebut memiliki elevasi tanah yang lebih rendah dari badan jalan sekitarnya. Akibatnya, bila hujan lebat datang lokasi penanaman tersebut seketika akan dipenuhi oleh genangan air.

Tiap kali menerima info tentang matinya tanaman-tanaman tersebut pihak STAN hanya bisa tersenyum  karena sesungguhnya pohon-pohon tersebut sedang direlokasi sementara. Pemindahan pohon ini berkaitan dengan penataan landskap lahan di sekitar pintu gerbang Bintaro. Saat ini di lahan pananaman pohon yang dilakukan oleh Menteri Keuangan dan para pejabat tersebut memang sedang dilakukan pengurukan agar elevasi tanah menjadi seimbang dengan badan jalan yang ada di sekitarnya. Selanjutnya, bila pengurukan ini telah selesai pohon-pohon tersebut akan dikembalikan ke lahan tersebut dan sekaligus menata lahan itu menjadi area hijau.

Pohon Nigeria Hadiah Presiden SBY

Tidak banyak orang yang tahu bahwa selain menanam pohon Kepel, Menteri Keuangan juga telah memberikan hadiah sekaligus amanah kepada pihak STAN yaitu berupa pohon langka yang diketahui sebagai “Pohon Nigeria”. Kabar yang diterima pihak STAN, pohon tersebut diberikan khusus oleh Presiden SBY kepada Menteri Keuangan saat berada di Istana Cipanas, Bogor.

Pohon yang ketika diterima pihak STAN memiliki tinggi tidak lebih dari satu meter ini, kini telah tumbuh gagah dengan ketinggian kurang lebih tiga meter. Pohon ini ditanam di sebuah lahan yang memang didesain menjadi taman bersama jenis-jenis pohon lainnya.

Categories: STAN

Pengumuman Kelulusan USM STAN 2009

Berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Nomor Kep-402/PP/2009 tanggal 1 September 2009 dengan ini diumumkan Peserta Ujian Saringan Masuk (USM) yang dinyatakan LULUS dan DITERIMA sebagai calon Mahasiswa Program Diploma I dan III Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Tahun Akademik 2009/2010.

Pengumuman lengkap dapat diunduh pada link di bawah ini:

pdf Pengumuman

pdf Lampiran Pengumuman

Categories: STAN Tag:

Pengumuman Peserta Tes Kesehatan dan Tes Kebugaran Bea Cukai

Pengumuman Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Departemen Keuangan Republik Indonesia, Nomor Peng-014/PP/2009 tentang Peserta Tes Kesehatan dan Kebugaran Ujian Saringan Masuk Program Diploma III Dan I Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Tahun Akademik 2009/2010.

Berdasarkan hasil rapat Panitia Pengarah Ujian Saringan Masuk (USM) Program Diploma III dan I Keuangan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Tahun Akademik 2009/2010, diumumkan bahwa Peserta Tes Kesehatan dan Kebugaran bagi Calon Mahasiswa Program Diploma III dan I Keuangan Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tahun Akademik 2009/2010 adalah 435 orang (rincian dapat dilihat dengan mengunduh link di bagian bawah).
Tes Kesehatan dan Kebugaran akan dilaksanakan pada:

Hari, Tanggal: Selasa s.d. Kamis, tanggal 18 s.d. 20 Agustus 2009
Waktu          : Mulai pukul 07.30 waktu setempat
Kegiatan       : 1. Tes Kesehatan, 2. Tes Kebugaran

Peserta tes DAPAT MEMILIH waktu pelaksanaan tes sesuai dengan tanggal yang tercantum di atas.
Batas waktu pendaftaran dan pelaksanaan tes kesehatan paling lambat pukul 11.00 waktu setempat selama pelaksanaan tes.
Pengumuman selengkapnya dapat didownload pada lampiran dibawah ini:

pdfPengumuman Tes Kesehatan no Peng-014/PP/2009

pdfLampiran Pengumuman Tes Kesehatan dan Kebugaran

Categories: STAN Tag:

USM STAN 2009

Jakarta, 27 Juli 2009. Pada Hari Minggu, 26 Juli 2009, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara(STAN) menyelenggarakan Ujian Saringan Masuk (USM-STAN) yang diikuti oleh sekitar 89.000 peserta,yang tersebar di 24 propinsi se-Indonesia. Untuk wilayah Jakarta sendiri, USM STAN diadakan antara lain di Kampus STAN Jurangmangu, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kantor BPPK Jl. Purnawarman, Universitas Budi Luhur, SMP 29 Mayestik, International Banking School dan Universitas HAMKA.

USM STAN wilayah Jakarta diikuti sekitar 22.000 peserta. Ujian Saringan Masuk STAN ini mencakup bahan Test Potensi Akademik yang mengujikan kemampuan verbal, kuantitatif serta penalaran, dan juga test Bahasa Inggris. Secara keseluruhan, USM STAN kali ini berlangsung dengan baik dan lancar.

Categories: STAN
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.